__temp__ __location__
Semakmur Banner
`
Rakernas GPEI 2025: Johnny Darmawan Dorong Ekspor Indonesia Maksimalkan Peluang CEPA ke Uni Eropa dan Kanada

Rakernas GPEI 2025: Peluang Emas Ekspor Indonesia ke Eropa & Kanada

Rakernas GPEI 2025: Johnny Darmawan Dorong Ekspor Indonesia Maksimalkan Peluang CEPA ke Uni Eropa dan Kanada

Rakernas GPEI 2025 menegaskan peluang besar ekspor Indonesia ke Uni Eropa dan Kanada melalui CEPA. Johnny Darmawan dorong pelaku ekspor lebih agresif.

MADANIKA.ID Jakarta — Pelaku ekspor nasional kini menyambut optimisme baru menjelang implementasi kerja sama ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dengan Uni Eropa serta Kanada. Momentum ini mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (8/12/2025).

Ketua Dewan Penasihat GPEI, Johnny Darmawan, menegaskan bahwa peluang peningkatan ekspor Indonesia semakin luas seiring terbukanya akses perdagangan ke dua pasar besar tersebut. Menurutnya, Eropa dan Kanada memiliki permintaan tinggi terhadap berbagai komoditas unggulan Indonesia, mulai dari produk agrikultur, perikanan, hingga industri pengolahan.

“Kesempatan ini luar biasa besar karena pasar mereka sangat luas. Pelaku ekspor harus agresif menyambutnya,” kata Johnny.

Kinerja Ekspor Indonesia Jadi Modal Utama

Johnny menyampaikan bahwa perkembangan positif ekspor Indonesia selama beberapa tahun terakhir menjadi fondasi kuat untuk masuk ke tahap ekspansi baru. Kontribusi signifikan berbagai daerah terhadap ekspor nasional menunjukkan kesiapan pelaku usaha menghadapi dinamika perdagangan global.

Percepatan Ratifikasi CEPA Jadi Harapan Pengusaha

Dalam Rakernas tersebut, Johnny juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah, terutama dalam mempercepat ratifikasi dan penyelesaian teknis CEPA. Dengan kejelasan regulasi, pelaku usaha dapat lebih cepat menggarap peluang yang tersedia di pasar Uni Eropa dan Kanada.

Tantangan: Standar Tinggi dan Efisiensi Logistik

Meski peluang besar menanti, Johnny mengingatkan bahwa persaingan internasional akan semakin ketat. Pelaku ekspor perlu memastikan kualitas produk sesuai standar global, memperbaiki efisiensi proses produksi dan pengiriman, serta memangkas birokrasi yang masih membebani biaya logistik.

“Peluangnya jauh lebih besar dibanding tantangannya. Dengan peningkatan kualitas dan dukungan pemerintah, ekspor Indonesia sangat berpotensi tumbuh pesat ke pasar Eropa dan Kanada,” ujarnya menutup sambutan.

DPRD Kaltim Kritik Pergantian Dirut Bankaltimtara, Soroti Minimnya Pelibatan Legislatif
DPRD Kaltim Kritik Pergantian Dirut Bankaltimtara, Soroti Minimnya Pelibatan Legislatif
Pemerintah Kaji WFH untuk Tekan Konsumsi BBM di Tengah Lonjakan Harga Energi
Pemerintah Kaji WFH untuk Tekan Konsumsi BBM di Tengah Lonjakan Harga Energi