Admin Madanika
Madanika tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga berperan aktif dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berintelektual.
Borneo FC berambisi juara Super League dan siap balas dendam ke Persita. Fabio Lefundes ungkap kondisi tim, strategi, dan persaingan ketat dengan Persib Bandung.
MADANIKA.ID Samarinda — Borneo FC Samarinda menunjukkan ambisi besar dalam perburuan gelar Super League musim ini. Tim berjuluk Pesut Etam itu kini terlibat persaingan ketat di papan atas klasemen bersama Persib Bandung yang silih berganti menempati posisi puncak.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes , menegaskan timnya tengah fokus penuh mempersiapkan laga penting menghadapi Persita Tangerang . Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri , yang menjadi kandang Borneo FC.
Fabio menyebut, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan momentum untuk membalas kekalahan sebelumnya.
"Kita sudah mulai persiapan supaya hadapi tim Persita. Besok kita ada meeting untuk strategi kita pakai. Besok saat kita hadapi mereka karena mereka mengalahkan kita di sana maka harus balas di sini. Kita punya pemain bagus dan kita siap untuk pertandingan," tutur Fabio Lefundes, Sabtu (2/5).
Selain memburu poin penuh di kandang, Borneo FC juga menargetkan konsistensi performa demi menjaga peluang juara tetap terbuka.
Fabio memastikan kondisi skuad dalam keadaan optimal. Ia menekankan bahwa menjaga kebugaran pemain menjadi prioritas utama tim pelatih.
"Kondisi anak-anak luar biasa, kondisi mereka selalu luar biasa. Itu juga salah satu target sangat penting dari para staf pelatih karena kalau mereka ada masalah hal kecil, kita juga lupakan masalah yang ada begitu di lapangan karena kita punya target yang besar di tahun ini," jelasnya.
Persaingan di papan atas semakin memanas, terutama dengan Persib Bandung yang saat ini berada di posisi puncak klasemen sementara.
Menurut Fabio, posisi klasemen masih sangat dinamis dan sulit diprediksi.
"Sebenarnya mereka kembali lagi ke posisi sebelumnya karena mereka kurang satu pertandingan. Oke, kita tak bisa kontrol kondisi itu. Yang kita bisa kontrol pemain Borneo FC. Kita lihat nanti rezekinya juga tapi kita sangat optimis," tegasnya.
Tekanan dalam perburuan gelar juga dirasakan langsung oleh tim pelatih. Fabio mengungkapkan dedikasi penuh yang ia berikan, bahkan hingga mengorbankan waktu istirahat.
"Kalau pelatih nggak pernah tidur normal selama kompetisi, tak pernah tidur normal. Kalau tidur normal pada saat liburan jadi masih 1 bulan lagi," sebutnya.
Your email address will not be published. Required fields are marked *
Ikuti Kami